Artikel

Pengetahuan, Rasa Ingin Tahu dan Membuka Pikiran

30 April 2015, pukul 10:04:09 WIB, Oleh: admin

Pengetahuan kita tentang Allah dan apa yang diciptakan-Nya sangat terbatas, sedangkan pengetahuan-Nya tentang diri dan ciptaan-Nya tidak terbatas. Luasnya pengetahuan Allah tentang diri dan ciptaan-Nya dapat diketahui, misalnya, dari firman-Nya di dalam Surat Al Kahfi, ayat 109, dan Surat Luqman, ayat 27. Di dalam Surat Al Kahfi, ayat 109, Dia berfirman: ???? ???? ????? ????????? ???????? ??????????? ?????? ???????? ????????? ?????? ???? ???????? ????????? ?????? ?????? ??????? ?????????? ??????? “Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Rabbku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” Di dalam Surat Luqman, ayat 27, Dia berfirman: ?????? ???????? ??? ????????? ???? ???????? ????????? ??????????? ????????? ???? ???????? ???????? ???????? ??? ???????? ????????? ??????? ????? ??????? ??????? ??????? “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Sehubungan dengan luasnya pengetahuan Allah tentang diri dan ciptaan-Nya, penting menumbuhkan rasa ingin tahu pada anak. Rasa ingin tahu yang tumbuh pada anak dapat membuat anak senang belajar. Bahkan rasa ingin tahu yang besar pada anak dapat membuat anak keranjingan belajar. Pada gilirannya, anak yang demikian dapat menjadi anak yang bercakrawala. Motivator pendidikan Dik Doang, di dalam sebuah seminar, mengatakan bahwa pengetahuan manusia bergerak dari pintar ke bercakrawala. Mula-mula, manusia itu bodoh, tidak berpengetahuan. Bila dia belajar, dia menjadi pintar. Bila dia terus belajar, dia akan menjadi cerdas. Selanjutnya, bila masih terus belajar, dia akan menjadi berwawasan. Terakhir, bila dia masih terus belajar juga, dia akan menjadi bercakrawala. Sehubungan dengan pergerakan pengetahuan manusia di atas, perlu disadari tentang pentingnya membuka pikiran. Membuka pikiran dapat melanggengkan rasa ingin tahu, sehingga kita terpacu untuk terus-menerus belajar. Selain itu, membuka pikiran juga membuat kita bermanfaat bagi orang lain, karena ketika kita telah sampai pada tingkatan bercakrawala, meskipun kita tidak memiliki kedudukan yang tinggi, orang dengan kedudukan yang tinggi mungkin akan datang kepada kita untuk meminta pertimbangan kepada kita. (Aurum)


© 2016 LPIT Insan Kamil Sidoarjo Alamat: Jl. Pecantingan RT 12/ RW 4 Sekardangan Sidoarjo, Kode Pos: 61215

Telp LPIT : (031) 8956418 Telp KB/RA IT : (031) 8956434 Telp SDIT : (031) 8056949 Telp SMPIT : (031) 8076237 Fax : (031) 8956418