Kegiatan

P2D, Tumbuhkan Jiwa Kemandirian dan Patriotisme

21 November 2013, pukul 15:09:51 WIB, Oleh: admin

"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya ... Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia"

~Soekarno (Bung Karno)~

Diilhami oleh kegelisahan para pendidik untuk mempersiapkan UNAS siswa angkatan pertama di sekolah Insan Kamil di Sidoarjo, pada tahun 2007 terbentuklah Pengembangan Potensi Diri (yang disingkat P2D). Ya, istilah inilah yang cocok sebagai model pembelajaran bagi siswa di sekolah Insan Kamil Sidoarjo.

Dikonsep oleh Ustadz Syamsul Umar, S.T inilah P2D berkembang pesat. P2D muncul dengan tujuan untuk mendukung akademis perkembangan dan memunculkan jiwa kepemimpinan. Menurut Ustadz Syamsul, P2D memiliki nilai akademik dan skill yakni memacu siswa dalam pembelajaran motorik, mengeksplor diri agar lebih percaya diri, dan penuntasan sikap siswa. Ustadz M. Choirul Annam, S.Pd.I menanggapi nilai-nilai yang terbentuk pada P2D yakni mendobrak kekurangan siswa, memberikan kebaikan-kebaikan, dan pengalaman belajar. “Pembelajaran ini memiliki nilai positif yakni mendobrak kekurangan siswa yang belum tuntas yakni membentuk siswa yang kurang disiplin menjadi disiplin. Kita akan mendobrak rasa takut siswa menjadi siswa yang lebih percaya diri, dan memberikan pengalaman belajar siswa yang belum mereka alami ketika di rumahnya,” tutur Ustadz Choirul, Kepala SDIT Insan Kamil.

Kegiatan yang menjadi ciri khas SDIT Insan Kamil ini juga memiliki beberapa model. Awalnya sekolah ini menggunakan model homestay, yakni siswa melakukan kegiatan yang sama dengan yang dilakukan ibu asuhnya. Hal ini dilakukan untuk pembelajaran siswa untuk menyentuh kesadaran dan kepedulian seorang anak terhadap orang tuanya. Kemudian sebagai lecutan bagi siswa sebagai progress perubahan, Contekstual Learning, pembelajaran yang melibatkan emosi dan psikomotorik, serta siswa dididik agar memiliki jiwa entrepreneur. “Banyak dari lulusan kami yang ketika di sekolah lanjutannya mereka berprestasi di segala bidang seperti dipercaya sebagai Komandan Patroli Keamanan Sekolah, dan menang dalam perlombaan internasional,”terang Ustadz Syamsul.IMG_1260

Di lain sisi, dari pengamatan yang dilakukan guru dalam masa pelaksanakan kegiatan yang dilakukan oleh siswa kelas 5 dan kelas 6 ini, Sidoarjo (15-17/11) dinilai sangat sukses. Hal ini dibuktikan dengan tuturan siswa yang merasakan ada perubahan pada dirinya yang membuat orang tuanya bangga. “Saya merasa senang ikut P2D ini, selain menambah wawasan, juga menambah kedisiplinan. Orang tua saya lebih senang sekarang,” terang Andika Naufal Hilmi, salah satu siswa kelas 6.

Hal ini senada dengan yang dikatakan Ustadz Taufik Hidayat, S.Pd.I, acara P2D merupakan salah satu kegiatan yang paling berkesan. “Bagi saya sebagai guru pendamping, kegiatan di Villa Pacet, agendanya banyak. Ada PBB, outbond, caraka malam, jelajah hutan dari ground E (tempat perkemahan) hingga air terjun Pacet. Anak-anak juga merasa senang dan kami mendapat apresiasi dari wali murid,” lanjut Ustadz Taufik. --Yuneni Novikawati--



© 2016 LPIT Insan Kamil Sidoarjo Alamat: Jl. Pecantingan RT 12/ RW 4 Sekardangan Sidoarjo, Kode Pos: 61215

Telp LPIT : (031) 8956418 Telp KB/RA IT : (031) 8956434 Telp SDIT : (031) 8056949 Telp SMPIT : (031) 8076237 Fax : (031) 8956418