Memilih Sekolah bagi Ananda

Memilih Sekolah Bagi Ananda

Oleh :

Wulanir Rahmah

Sekolah adalah bagian penting bagi pendidikan seorang anak. Tidak dapat dipungkiri mencari sekolah seperti mencari pasangan, partner dan tim bagi orang tua, yang bertujuan dalam membentuk dan mengembangkan kemampuan anak. Ada banyak pilihan sekolah yang tersedia, tetapi orang tua harus memilih satu diantara sekian banyak pilihan tersebut.

Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi orang tua dalam menentukan pilihan. Pasti banyak diantara orang tua menginginkan semua harapan tercakup dalam sekolah yang dipilihkan untuk anaknya. Menurut survey, didapatkan beberapa faktor besar yang menentukan pilihan orang tua. Diantaranya karena kedekatan lokasi sekolah dari tempat tinggal, khususnya untuk anak yang berada di jenjang taman bermain dan sekolah dasar.

Namun untuk jenjang menengah pertama dan atas, orang tua lebih memilih aspek kurikulum yang ditawarkan. Tidak menutup kemungkinan hal itu juga berlaku pada anak dengan jenjang TK dan SD. Selain itu faktor yang menentukan pilihan adalah fasilitas, yang berujung pada biaya pendidikan di masing-masing sekolah. Kenyamanan dalam mendapatkan layanan bagi orang tua dan anak juga menjadi perhatian. Orang tua dapat melihat dari pelayanan pendidikan secara administratif, pelayanan guru-guru dan stake holder sekolah, berikut kemudahan akses informasi yang didapatkan

Tapi diantara semua hal tersebut, faktor paling penting sesungguhnya berasal dari masing-masing keluarga, hal ini dinamakan nilai atau value yang dipegang dan diinginkan. Seberapa cocok sebuah sekolah dapat memenuhi harapan dan keinginan setiap orang tua untuk anaknya, dan seberapa mampu sekolah memiliki program-program yang dapat menjawab semua hal tersebut.

Tak kenal maka tak sayang, itulah pepatah yang sering kita dengar. Hal itu juga berlaku bagi orang tua saat melakukan proses penemuan sekolah yang tepat bagi anak. Berikut ini beberapa tips praktis bagi orang tua untuk memilih sekolah yang tepat bagi anak.

1. Lingkungan sekolah.

Hal ini berlaku bagi semua jenjang pendidikan, baik itu taman bermain, sekolah dasar, dan sekolah lanjutan pertama dan atas. Bagi sebuah proses pendidikan, sekolah itu seperti investasi jangka panjang, dan sebagian besar anak dibentuk oleh lingkungan sekolah tempat dia belajar. Oleh karena itu orang tua perlu memperhatikan lingkungan sekolah yang nyaman bagi proses belajar anak. Lingkungan dapat dikategorikan menjadi fisik dan non fisik.

Lingkungan fisik terdiri dari tempat belajar anak di sekolah berikut fasilitas penunjangnya, seperti kelas, lapangan, toilet, perpustakaan, taman bermain dan sebagainya. Terkait lingkungan fisik, ada juga sekolah yang memanfaatkan alam sekitar sebagai salah satu sumber belajar.

Lingkungan non fisik, berupa suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Hal ini tampak dari guru-guru sebagai pengajar yang mampu menjadi pendidik, fasilitator dan pembimbing baik pelajaran atau perilaku. Dan yang tak kalah pentingnya adalah lingkungan sekolah mampu mewadahi pengembangan potensi anak secara maksimal dan menyeluruh melalui program dan kegiatan yang diagendakan.

2. Sekolah dan orang tua mempunyai tujuan yang sama dalam meraih pencapaian anak.

Karena dinamakan partner, maka sinergi antara orang tua dan sekolah mutlak dibutuhkan, sehingga akan ada keselarasan antara keinginan orang tua yang diwujudkan dalam agenda sekolah dalam konteks pencapaian kemampuan anak.

Semua kegiatan sekolah hendaknya mendapatkan dukungan dari orang tua, termasuk dalam membantu melakukan evaluasi pencapaian di rumah. Bisa jadi ada kemampuan yang muncul di rumah karena melalui stimulasi yang dilakukan orang tua, sehingga guru perlu diberikan informasi yang sangat bermanfaat untuk melihat anak secara menyeluruh.

3. Sekolah dapat memenuhi kebutuhan dasar perkembangan anak di setiap jenjang pendidikan.

Hal ini menjadi penting karena hakikatnya yang bersekolah adalah anak, bukan orang tua. Kenyamanan bersekolah bagi seorang anak akan terlihat dari sejauh mana keterlibatan dan partisipasinya dalam melakukan kegiatan-kegiatan sekolah.

Kesejahteraan mental bagi anak perlu diperhatikan karena akan menentukan peningkatan kemampuan yang dimiliki. Semakin anak merasa kebutuhannya terpenuhi di sekolah tersebut, maka dia akan merasa bahagia dan mampu memompa motivasinya untuk belajar dan berkarya semaksimal mungkin.

Itulah beberapa hal mendasar yang dapat menjadi bekal orang tua dalam memilih sekolah bagi ananda, semoga dapat menjadi pertimbangan untuk mencari partner bagi investasi masa depan bagi anak-anak kita.

LEAVE REPLY

Your email address will not be published. Required fields are marked *